Sepucuk Surat di Keranjang Sepedamu
sepucuk surat yang hampir meleleh di bawah terik cuaca sedang gemetar menunggu kausentuh di keranjang sepedamu.
surat yang terlipat kecil itu jadi amat berat karena membawa kalimat cinta yang masih gelagap menuju ruang matamu dengan sedikit malu-malu.
di belantara lain seseorang sibuk menata degup jantung yang kocar-kacir, di hatinya itu rasa cinta semakin buatnya kalut dan detaknya berdesir.
kata-kata di dalam surat cinta yang tergeletak tak berdaya itu adalah ungkapan sakit jiwa yang tak lebih dari seorang pengecut yang gagal mengartikan betapa perlunya jatuh cinta.
dan aku pengirim surat-surat lusuh yang tak pernah sampai kaubaca, sebelum kau sempat memungutnya hujan telah lebih dulu melunturkan huruf-huruf yang tersisa.
Jogja, 2016.
surat yang terlipat kecil itu jadi amat berat karena membawa kalimat cinta yang masih gelagap menuju ruang matamu dengan sedikit malu-malu.
di belantara lain seseorang sibuk menata degup jantung yang kocar-kacir, di hatinya itu rasa cinta semakin buatnya kalut dan detaknya berdesir.
kata-kata di dalam surat cinta yang tergeletak tak berdaya itu adalah ungkapan sakit jiwa yang tak lebih dari seorang pengecut yang gagal mengartikan betapa perlunya jatuh cinta.
dan aku pengirim surat-surat lusuh yang tak pernah sampai kaubaca, sebelum kau sempat memungutnya hujan telah lebih dulu melunturkan huruf-huruf yang tersisa.
Jogja, 2016.
Comments
Post a Comment