Apa pun
Aku membayangkan hujan turun tiba-tiba, kemudian semua yang bernama air mata kembali ke asalnya.
Aku memikirkan jalan yang membentuk persimpangan. Dan kita berpisah perlahan-lahan sambil melambaikan tangan.
Aku menerka aroma uap kopi dari sebuah kedai yang pernah kita lewati, dan kau bilang hafal itu kopi jenis apa.
Aku melamunkan jendela yang berembun, di mana nama kau masih terbias di antara titik-titik airnya.
Aku memang suka membayangkan, memikirkan, atau menerka apa pun yang membuat kau lupa pada kesedihan kita.
Solo, 2016.
Aku memikirkan jalan yang membentuk persimpangan. Dan kita berpisah perlahan-lahan sambil melambaikan tangan.
Aku menerka aroma uap kopi dari sebuah kedai yang pernah kita lewati, dan kau bilang hafal itu kopi jenis apa.
Aku melamunkan jendela yang berembun, di mana nama kau masih terbias di antara titik-titik airnya.
Aku memang suka membayangkan, memikirkan, atau menerka apa pun yang membuat kau lupa pada kesedihan kita.
Solo, 2016.
Comments
Post a Comment