Tentang Awan-awan yang Berarakan ke Wajahmu



Musim melipat hamparan bunga-bunga krisantemum
Mengajak berteduh seorang anak kecil yang menarik benang layang-layang
Seorang diri di lapangan
Dan aku jatuh ke matahari
Yang berputar mengitari bumi, di mana kulihat engkau di sana
Dari jauh angin menopang bayang-bayangku
Memandang arakan awan yang menuju wajahmu

Wajahmu cuaca
Dengan seribu awan yang menyimpan hujan
Bagai tempias yang tertahan
Kau mendung di langitku
Cantik dan murung
Kaukenakan duka di tubuhmu
Namun yang terluka nyatanya cuma aku

Inilah cinta
Mataku gelap memandangmu
Sebagai awan yang berputar di cakrawala
Yang sewaktu-waktu mampu menukik
Ke mataku
Ke jantungku

Aku lihat sekumpulan awan
Akan mendaratkan hujan
Tepat di wajahmu



Solo, Mei 2016.

Comments

Popular Posts