il a dit, il m'a vraiment manqué



aku telah lelap saat langitmu baru saja menyentuh kaki,
lampu-lampu dinyalakan; di teras rumahmu, di sepanjang jalan, dan di seisi kota Marseille yang semakin riuh memuja malam,
kau menutup jendela yang tirainya berkelebatan oleh angin sementara daun-daun kian berguguran di halaman,
petang selalu seperti ini, sayang, menjelma pelabuhan untuk ucapan selamat malam yang sedikit kepagian,

kau menatap tiga pagi di arloji dan wajahku masih berenang-renang di bola matamu yang biru,
kita kembali bertukar suara, berbagi lenguh napas, dan memeluk kata-kata yang lahir dari udara,
rindu,
katamu,

il a dit, il m'a vraiment manqué


Juli, 2018.

Comments

Popular Posts